Saturday, August 22, 2020

Apa Yang Harus Kalian Ketahui Tentang Cruise Control Pada Mobil

Apa Yang Harus Kalian Ketahui Tentang Cruise Control Pada Mobil

Apa Yang Harus Kalian Ketahui Tentang Cruise Control Pada Mobil
sumber : mitsubishi-motors.co.id

Sepertinya fitur Cruise Control pada mobil keluaran sekarang sudah tidak asing lagi. Maraknya penambahan fitur tersebut pada mobil menandakan pesatnya perkembangan teknologi. Makin kesini fitur-fitur yang dimiliki sebuah mobil semakin banyak ada yang penting banget dan ada juga yang tidak.

Nah, salah satu fitur yang lagi nge-hits sekarang ini adalah fitur Cruise Control. Singkatnya Cruise Control adalah sebuh teknologi yang memungkinkan mobil kalian berjalan dengan kecepatan yang stabil tanpa menginjak pedal gas. Berkat teknologi ini tentunya membuat perjalanan jauh jadi tidak melelahkan. Sungguh sebuah inovasi teknologi yang canggih bukan? Namun, apa hanya itu? Sebenarnya apa itu Cruise Control? dan bagaimana cara kerja serta cara menggunakannya?

Untuk mengetahui itu semua, yuk diterusin bacanya karena penjelasan lebih lanjut mengenai Cruise Control akan dijelaskan di bawah ini.

Apa Yang Harus Kalian Ketahui tentang Cruise Control Pada Mobil


Apa Itu Cruise Control?


Fitur Cruise Control
sumber : oto.co.id

Cruise control adalah salah satu inovasi teknologi yang digunakan pada mobil. Cruise Control berfungsi untuk mengatur kecepatan mobil dengan stabil tanpa perlu menginjak pedal gas. Sehingga bisa juga dibilang dengan fitur Cruise Control mobil kalian tetap berjalan sendiri dengan stabil tanpa menginjak pedal gas. Cruise control juga terkadang disebut sebagai speed control atau autocruise.

Fitur Cruise Control juga sering dijadikan bahan untuk menaikkan gengsi alias pamer. Si pemilik memamerkan bahwa mobilnya mampu berjalan sendiri dengan stabil tanpa menginjak pedal gas. Padahal si pemilik mobil tersebut belum tentu ngerti cara menggunakannya.

Baik kita kembali lagi ke pembahasan.

Seperti yang kita ketahui dengan Cruise Control mobil kalian bisa jalan sendiri tanpa menginjak pedal gas. Namun, terdapat teknologi yang membuat fitur Cruise Control semakin canggih. Fitur tersebut bernama Adaptive Cruise Control (ACC). Dengan fitur ini mobil yang dalam mode Cruise Control dapat melakukan pengereman secara otomatis. Misal jika jarak mobil kalian dengan yang kendaraan yang ada di depan terlalu dekat maka mobil akan mengerem otomatis dan jika menjauh mobil pun akan berkaselerasi dengan sendirinya.

Meski telah menggunakan teknologi Adaptive Cruise Control (ACC) bukan berarti mengemudi dengan mengandalkan Cruise Control memberikan kemanan 100 persen. Kalian juga harus tetap waspada untuk menghindari kecelakaan karena kondisi jalanan yang tidak dapat ditebak. Terkadang ada kendaraan di depan yang mengerem mendadak atau kendaraan yang menyalip dengan sembarangan tanpa melihat kondisi. Dengan adanya Cruise Control berkendara dengan jarak yang jauh membuat tidak melelahkan. Selain itu Cruise Control sangat efektif digunakan pada perjalanan luar kota atau jalan bebas hambatan yang mana biasanya lalu lintas tidak padat.

Bagaimana Cara Kerja Cruise Control ?


Adaptive Cruise Control
sumber : mitsubishi-motors.ie

Cruise Control bekerja dengan memanfaatkan Electronic Control Unit (ECU) untuk mengendalikan posisi throttle, sehingga kecepatan mobil bisa diatur. Terdapat kabel di antara katup throttle dan aktuator yang mana kabel ini terhubung juga dengan pedal gas. Sehingga saat Cruise Control aktif, aktuator akan menarik kabel yang terhubung dengan pedal gas tadi. Jadi tidak mengherankan ketika Cruise Control aktif pedal gas kalian bisa naik turun dengan sendirinya.

Selain menggunakan kabel, aktuator pada beberapa mobil ada yang memanfaatkan kevakuman mesin untuk membuka atau menutup throttle. Sistem ini mengandalkan katup kecil yang dikendalikan secara elektronik untuk mengatur vakum.
Cruise control juga memanfaatkan sensor khusus dalam hal memantau kecepatan dan posisi throttle. 
Selain itu juga memanfaatkan sensor untuk melihat kecepatan yang ingin dicapai dan untuk menonaktifkannya. Berkat sistem tersebut kecepatan mobil saat mode Cruise Control tetap stabil sesuai kecepatan yang sudah di-set. Kecepatan tetap stabil tanpa memperhatikan beban kendaraan maupun medan tanjakan maupun turunan yang dilalui.

Sebagai contoh kalian men-set kecepatan mode Cruise Control 70 km/jam, namun kecepatan mobil kalian saat itu adalah 50 km/jam. Maka, sistem secara otomatis akan melakukan akselerasi hingga kecepatan mencapai 70 km/jam dan mempertahankannya.

Disaat melalui jalan menanjak yang mana akselerasi pastinya akan melambat. sistem pun secara otomatis menaikkan posisi throttle agar mencapai kecepatan yang sudah di-set. Begitu pun saat melalui jalan menurun yang mana akselerasi akan semakin cepat. Maka, sistem pun akan mengontrol posisi throttle dan mengatur udara yang masuk ke mesin, sehingga mobil seperti melakukan deselerasi hingga sesuai dengan kecepatan yang di-set.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa, terdapat fitur dari Cruise Control yang mana mobil akan melakukan pengereman otomatis berdasarkan kecepatan dan jarak kendaraan yang ada di depan. Fitur tersebut bernama Adaptive Cruise Control (ACC).

Adaptive Cruise Control (ACC) bekerja juga dengan memanfaatkan sensor khusus yang umumnya dari laser. Sensor ini bertugas untuk mendeteksi jarak dan kecepatan dengan kendaraan yang ada di depan. Mobil akan mengerem ketika jarak mobil sudah terlalu dekat. Begitu juga ketika mobil mendeteksi jarak yang terlalu jauh dengan kendaraan di depannya, mobil akan menambah kecepatan hingga mencapai kecepatan yang kalian setting sebelumnya.

Bagaimana Cara Menggunakan Cruise Control ?


Menggunakan Cruise Control
sumber : practicalmechanic.com

Mengaktifkan Cruise Control sangatlah mudah karena tombol untuk mengaktifkan dan men-settingnya ada di setir semua. Hal yang harus dilakukan pertama kali adalah kalian harus melaju mencapai kecepatan yang diinginkan. Saat kecepatan tercapai tekan tombol Cruise Control/Set kemudian kalian bisa mengatur batas kecepatannya dengan menekan tanda plus atau minus. Setelah Cruise Control mobil kalian aktif maka mobil kalian akan berjalan dengan sendirinya sesuai kecepatan yang kalian setting.

Kemudian, untuk menonaktifkan Cruise Control juga sangat mudah terdapat dua cara untuk menonaktifkannya. Pertama dengan menekan tombol cancel dan yang kedua adalah dengan menginjak pedal gas atau pedal rem. 

Terdapat kecepatan minimum yang harus dicapai untuk mengaktifkan Cruise Control. Masing-masing pabrikan pun memiliki kecepatan minimum yang berbeda-beda, namun umumnya adalah 40 km/h. Jika kecepatan mobil kalian di bawah kecepatan minimum maka Cruise Control tidak dapat diaktifkan. Hal tersebut memang diatur oleh pabrikan karena Cruise Control memang ditujukan untuk jalan bebas hambatan. Soalnya jika fitur Cruise Control juga dapat diaktifkan saat jalanan padat akan meningkatkan risiko kecelakaan.

Penutup

Nah, itu tadi penjelasan mengenai Cruise Control mulai dari apa, cara kerja hingga bagaimana cara menggunakannya. Sebenarnya penggunaan fitur Cruise Control di Indonesia masih belum bisa diterapkan dengan maksimal. Mengingat kondisi jalanan di Indonesia yang padat hingga macet. Selain itu sikap pengendara yang masih suka sembarangan tidak memperhatikan rambu dan sekitarnya. Jadi, tidak mengherankan jika fitur Cruise Control hanya sekedar menaikkan gengsi semata.

Terima kasih sudah berkunjung 😁

Friday, January 31, 2020

Mengenal BMW E46 M3 GTR, BMW M3 Pertama Dengan Mesin V8 Yang Sangat Langka

Mengenal BMW E46 M3 GTR, BMW M3 Pertama Dengan Mesin V8 Yang Sangat Langka

Mengenal BMW E46 M3 GTR, BMW M3 Pertama Dengan Mesin V8 Yang Sangat Langka
sumber : bmwblog.com

BMW merupakan pabrikan mobil asal Jerman yang terkenal sebagai produsen mobil mewah berperforma tinggi serta teknologinya yang canggih. Dengan profil yang seperti itu mobil pabrikan BMW pun berani terjun mengikuti ajang American Le Mans Series Kelas GT (Grand Touring) tahun 2000.

Mengenal BMW E46 M3 GTR, BMW M3 Pertama Dengan Mesin V8 Yang Sangat Langka


Pada ajang American Le Mans Series saat itu diikuti oleh 17 tim yang 16 diantaranya menggunakan Porsche 911s dan hanya 1 tim yang menggunakan BMW. Mobil BMW yang digunakan adalah BMW E46 M3 dengan mesin 3.200cc inline 6 silinder S54B32. Hasilnya Porsche begitu dominan terbukti dari 12 balapan 11 diantaranya dimenangi oleh Porsche, sedangkan tim BMW hanya mampu menang sekali di Laguna Seca.

Performa Mesin V8 Yang Buas!


Mesin V8 P60 BMW E46 M3 GTR
sumber : bmwblog.com

Karena Porsche begitu dominan, BMW pantang menyerah dan sangat ingin mematahkan dominasi Porsche di ajang itu. Hal itu dibuktikan dengan lahirnya BMW E46 M3 GTR dengan mesin 4.000cc V8 dengan kode mesin P60 dan transmisi manual 6-speed. Hal ini menjadikan BMW E46 M3 GTR merupakan mobil seri M3 pertama yang menggunakan mesin V8. Selain mesin baru beberapa modifikasi pun dilakukan agar performa handling bisa mengimbangi tenaga yang dihasilkan mesin. Bobot dari BMW E46 M3 GTR juga lebih ringan 220 kg dibanding E46 M3 biasa. Hasil dari mesin baru tersebut sungguh luar biasa terbukti BMW E46 M3 GTR mampu melesat dari 0-100 km/h hanya dalam waktu 4,6 detik!
baca juga : Car Engineering - Mengenal Jenis Mesin Mobil Berdasarkan Konfigurasinya

Melanggar Peraturan Untuk Mematahkan Dominasi Porsche


Interior BMW E46 M3 GTR
sumber : bmwblog.com

Pada American Le Mans Series 2001 BMW langsung menggunakan BMW E46 M3 GTR yang telah mereka kembangkan. Hasilnya BMW sukses mematahkan dominasi Porsche. Terbukti BMW mampu memenangkan 7 dari 10 balapan. Sebelum BMW menjadi juara pada tahun itu Porsche melayangkan protes bahwa BMW melanggar peraturan.

Hal itu memang benar, pada ajang American Le Mans Series mobil yang boleh digunakan adalah mobil yang memiliki versi "road legal". Sedangkan, seperti yang kita ketahui BMW E46 M3 yang diproduksi untuk umum adalah yang menggunakan mesin 3.200cc inline 6 silinder S54B32 bukannya V8. Selain itu mobil versi "road legal" tersebut juga harus terjual minimal 10 unit dalam setahun dan paling tidak terjual di dua benua.

BMW pun menyetujui aturan tersebut dan memproduksi versi "road legal" hanya 10 unit dengan harga yang sangat mahal yaitu €250.000 pada tahun 2001. BMW sebenarnya memang tidak berniat memproduksinya secara masal. BMW hanya memproduksinya agar bisa mengikuti ajang American Le Mans Series saja. Pada akhirnya BMW pun sukses menjual 10 unit dan menjuarai American Le Mans Series pada tahun 2001.

Akhir Dari BMW E46 M3 GTR Di American Le Mans Series


BMW E46 M3 GTR dan BMW E46 M3
sumber : bmwblog.com

Akibat dari ulah BMW tersebut aturan mobil American Le Mans Series berubah pada tahun berikutnya. Pada tahun tersebut mobil yang boleh berpartisipasi adalah mobil yang paling sedikit diproduksi 100 unit. Selain itu pabrikan mobilnya juga harus memproduksi mesinnya sebanyak 1000 unit. Melihat hal tersebut BMW pun mundur dari ajang American Le Mans Series mengingat biaya produksi mesin V8 P60 sangatlah mahal. Namun, untuk balapan di Eropa BMW E46 M3 GTR tetap ikut berpartisipasi karena tidak ada aturan yang seperti diterapkan pada American Le Mans Series.

BMW E46 M3 GTR NFS Most Wanted
sumber : nfscars.net

Penutup

Baiklah, itu tadi pengenalan singkat dari BMW E46 M3 GTR yang merupakan salah satu mobil BMW paling langka. Sebagai informasi tambahan BMW E46 M3 GTR juga hadir di Need for Speed Most Wanted dan mobil tersebut menjadi final boss yang harus kalian hadapi. Hal itu juga membuktikan bahwa BMW E46 M3 GTR merupakan mobil yang kencang luar biasa.

Terima kasih sudah berkunjung 😁